Jakarta, 9 Desember 2025 — Pelatihan Certification Government Chief Audit Executive (CGCAE) di lingkungan TNI Angkatan Darat resmi dibuka pada hari ini. Kegiatan strategis yang diikuti para pimpinan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) TNI AD ini dibuka oleh Deputi Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Politik, Keamanan, Hukum, Pembangunan Manusia, dan Kebudayaan BPKP, IDr. Sally Salamah, Ak., M.Prof.Acc., CA, CGCAE, CIAE, QIA, CHRP, CREL, CGRE, FRMP, QRGP.
Acara pembukaan turut dihadiri oleh jajaran pimpinan TNI AD serta pejabat dari BPKP. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Irjen TNI AD, Muhamad Muchidin, S.Sos., menyampaikan sambutan pembuka yang menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme dan kompetensi para pimpinan unit pengawasan di lingkungan TNI AD. Ia menyampaikan apresiasi kepada BPKP, khususnya Pusdiklatwas BPKP, atas dukungan dalam penyelenggaraan pelatihan ini yang dinilai sangat strategis bagi penguatan sistem pengawasan intern TNI AD.
“Pelatihan CGCAE memberikan manfaat bagi kita semua agar pelaksanaan audit tidak asal menemukan tapi temuan yang berkualitas”, ujar Muchidin.
Pada sesi berikutnya, Sally Salamah menyampaikan sambutan yang memotivasi para peserta. Dalam pesannya, beliau menekankan bahwa sertifikasi bukan hanya simbol kompetensi, tetapi merupakan proses berkelanjutan untuk menjadi APIP yang unggul. “Sertifikasi menunjukkan profesionalisme sebagai auditor intern karena memiliki ilmu dan terus meningkatkan kompetensi. Sebagai pimpinan APIP, kita harus mampu memberikan saran perbaikan,” ujar Sally.
Usai menyampaikan sambutan, Sally melanjutkan kegiatan sebagai narasumber expert talk dengan topik “APIP Berkapabilitas, Wujudkan Pembangunan Negeri yang Berkualitas.”
Dalam pemaparannya, beliau menekankan peran krusial APIP berkapabilitas dalam menjaga tata kelola pemerintahan, mendorong akuntabilitas, serta memastikan pelaksanaan program berjalan efektif dan efisien.
Pelatihan CGCAE Batch 1 dan Batch 2 ini berlangsung dalam tiga tahapan: belajar mandiri secara e-learning, pembelajaran tatap muka, serta ujian tulis dan wawancara. Program ini dirancang untuk menghasilkan pimpinan APIP yang mampu memimpin unit pengawasan secara strategis, adaptif, dan berbasis risiko. Total 53 peserta yang terdiri dari para Ir Kotama/Balakpus TNI AD mengikuti pelatihan ini dengan penuh antusias.
Melalui penyelenggaraan CGCAE, TNI AD berharap lahir aparatur pengawasan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga visioner dalam menjaga tata kelola organisasi serta memberikan nilai tambah bagi pembangunan nasional.