© 2026 Pusdiklatwas BPKP

Pelatihan
Layanan
Tentang Kami
Prestasi & Reputasi
Penghargaan & Inovasi
Terakreditasi A

Lembaga Pelatihan Berkualitas

Publikasi
Informasi Publik

Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan (Kapusdiklatwas) BPKP, Raden Murwantara secara resmi membuka Pelatihan dan Sertifikasi Certified Goverment Risk Assurer (CGRA) batch 2

Thumbnail

Bogor, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan (Kapusdiklatwas) BPKP, Raden Murwantara secara resmi membuka Pelatihan dan Sertifikasi Certified Goverment Risk Assurer (CGRA) batch 2 di Lingkungan Kementerian/Lembaga pada Senin, 28 September 2026. Pelatihan ini diikuti oleh 24 orang peserta dari unit kerja pengawasan di lingkungan Kejaksaan Agung Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya penguatan kapabilitas pengawasan intern.

Dalam sambutannya, Kapusdiklatwas BPKP menyampaikan apresiasi kepada para peserta atas komitmennya mengikuti pelatihan dan sertifikasi CGRA ini. Pada kesempatan tersebut, Kapusdiklatwas BPKP juga menjelaskan bahwa proses pembangunan adalah proses yang tidak ada akhirnya (never ending process), dalam proses tersebut tentunya akan ditemui risiko dalam pencapaian tujuan pembangunan nasional. Manajemen Risiko Pembangunan Nasional (MRPN) mengoperasionalkan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) guna menghasilkan Profil Risiko Pembangunan Nasional yang mendukung pengambilan keputusan, penerapan audit berbasis risiko, dan mewujudkan integrated assurance.

Melalui pelatihan CGRA ini, para peserta diharapkan mampu meningkatkan kompetensi sebagai auditor intern pada APIP dalam menerapkan prinsip MRPN, mengembangkan kebijakan MRPN, dan menerapkan pengawasan intern berbasis risiko pembangunan nasional, sehingga APIP dapat menciptakan nilai tambah melalui pemberian rekomendasi strategis terhadap perbaikan manajemen risiko dalam rangka mendukung pencapaian tujuan program pembangunan Nasional