CIAWI, BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon menunjukkan kembali komitmen serius dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang akuntabel. Sebanyak 16 pejabat Eselon II di lingkungan Pemkab Cirebon resmi mengikuti pelatihan Manajemen Risiko (MR) Eksekutif Angkatan Kedua di Kampus 2 Pusdiklatwas BPKP, Ciawi, Bogor.
Dalam sambutannya, Kepala Pusdiklatwas BPKP Raden Murwantara menegaskan bahwa pentingnya mengelola Risiko lintas sektor. Pembangunan nasional adalah sebuah never ending process dengan target yang terus berkembang.
"Target pembangunan nasional hanya bisa dicapai melalui program prioritas yang melibatkan kolaborasi banyak sektor. Di sinilah peran krusial para pejabat Eselon II untuk mampu merumuskan kegiatan dengan mempertimbangkan risiko lintas sektor, bukan hanya risiko di internal organisasinya masing-masing," ujarnya.
Dengan pelaksanaan angkatan kedua ini, Pemkab Cirebon optimis dapat menciptakan iklim pembangunan yang lebih terukur, aman, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat melalui sinergi antar-OPD .