BOGOR – Dalam rangka memperkuat sinergi antarlembaga dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan pemerintahan, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan (Pusdiklatwas) BPKP, Raden Murwantara, menyambut kunjungan dalam rangka audiensi dari Kepala Pusat Pelatihan SDM Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Anggit Mulyo Satoto beserta jajarannya di Kampus GIA Corpu, Ciawi.
Pertemuan ini membahas mengenai pengembangan kompetensi melalui Pelatihan Teknis Substansi, program diklat yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, dan profesionalisme aparatur pemerintah dalam melaksanakan tugas teknis tertentu secara efektif dan efisien. Selain itu juga dibahas peluang kerja sama dalam sertifikasi manajemen risiko, seperti Certified Government Risk Assurer (CGRA) dan Certified Government Risk Executive (CGRE). Sertifikasi ini dinilai strategis bagi instansi pemerintah dalam menyelenggarakan Manajemen Risiko Pembangunan Nasional (MRPN) guna mengawal pencapaian target organisasi.
Kunjungan ini juga menjadi ajang diskusi awal terkait benchmarking pembentukan Corporate University (Corpu) bagi Basarnas. Pusdiklatwas BPKP, melalui model Government Internal Audit Corporate University (GIA Corpu), berbagi praktik terbaik (best practices) dalam mengubah strategi pembelajaran dari sekadar taktis menjadi pembelajaran yang terintegrasi dan strategis guna mengembangkan kapabilitas pegawai secara menyeluruh.
Pusdiklatwas BPKP terus berupaya mengembangkan pembelajaran terintegrasi dan strategis guna mengembangkan kapabilitas pegawai. Sinergi ini diharapkan dapat membantu Basarnas dalam menginisiasi struktur pelatihan yang lebih modern dan berdampak.