Bogor (13/04) - Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan (Pusdiklatwas) BPKP, Raden Murwantara secara resmi membuka Pelatihan dan Sertifikasi Certified Government Risk Assurer (CGRA) Batch 11 di Lingkungan APIP K/L dan Pemda pada Senin, 13 April 2026. Pelatihan ini diikuti oleh 23 orang yang berasal dari Inspektorat Utama K/L dan Inspektorat Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota sebagai bagian dari penguatan pengawasan intern berbasis Manajemen Risiko Pembangunan Nasional (MRPN).
Dalam sambutannya, Kepala Pusdiklatwas BPKP menekankan pentingnya prinsip kolaborasi dalam penyelenggaraan MRPN. Prinsip kolaborasi menjadi krusial agar risiko-risiko yang bersifat strategis dan lintas sektor dapat diidentifikasi dan dimitigasi oleh entitas MRPN penanggung jawab program pembangunan. Pengawasan intern atas MRPN harus dimulai sejak dari tahap perencanaan, sehingga program pembangunan dapat diawasi agar selaras dengan tujuan Pembangunan dan capaiannya sesuai dengan target yang ditetapkan.
Melalui pelatihan dan sertifikasi CGRA, para peserta diharapkan mampu memiliki kompetensi pengawasan intern atas MRPN secara efektif. APIP harus dapat memastikan risiko-risiko pembangunan nasional hingga risiko operasional di K/L masing-masing dapat dikelola secara efektif, sehingga tujuan pembangunan dapat tercapai dan memberikan manfaat bagi masyarakat.