:: Home > Berita
20 Juli 2017 / Dibaca 269 kali

Studi Materi Good Governance di Pemkot Surabaya

Ciawi - Pada tanggal 11 Juli 2017 tim konten e-learning Pusdiklatwas BPKP, yang terdiri dari Andili Tohom, Riri Lestari, Palupi Yuniar, Didik Hartadi, dan Agus Budiansyah, sangat beruntung mendapat kesempatan untuk mewawancarai Bu Risma, Walikota Surabaya yang prestasinya telah mendunia. Tim konten mendapatkan banyak hal dari pembicaraan ini, yang bisa disimpulkan bahwa Kota Surabaya di bawah kepemimpinan Bu Risma telah mampu menunjukkan best practice dalam good goverment governance dan SPIP di Republik Indonesia. Kuncinya ada dua yaitu sikap dan teknis. Secara teknis, Pemkot Surabaya memanfaatkan kemajuan teknologi informasi untuk memudahkan layanan bagi warga dan pengambilan keputusan di lingkungan Pemkot. Secara sikap, Bu Risma menyatakan bahwa yang terpenting adalah keteladanan. Agar mampu menjadi teladan, pemimpin harus punya visi jauh ke depan yaitu akhirat. 

 

Penggunaan teknologi informasi secara massif di lingkungan Pemkot bermanfaat besar untuk menghemat anggaran, menguatkan sistem pengawasan, dan akuntabilitas. Pemakaian ATK turun drastis, warga juga tidak perlu banyak keluar rumah untuk mendapat layanan karena sistem sudah on-line, kebocoran anggaran sangat minim karena celah-celah yang ada ditutup oleh sistem. Dampaknya terjadi peningkatan kesejahteraan warga. Kota Surabaya adalah kota dengan tingkat pengangguran terendah se-Indonesia dan sangat minim pungli jika masih ragu untuk mengatakan tidak ada. Tim saber pungli dari pemerintah pusat tidak berhasil menemukan indikasi apapun meski sudah berminggu-minggu mengawasi Pemkot. Jalan raya yang berkualitas baik, taman-taman kota agar warga nyaman, kebersihan dan penerangan jalan di setiap sudut fasilitas kota, pendidikan gratis, beasiswa pendidikan tinggi bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu, pemberdayaan bagi kaum marjinal seperti gepeng.

 

Tanpa gembar-gembor, tanpa sejuta alasan keberatan, Kota Surabaya hanya melakukan yang paling penting, yaitu bertindak. Dengan bertindak apapun hambatan yang muncul diatasi bersama-sama, tidak perlu banyak bicara teori karena GGG dan SPIP adalah ruang praktik untuk mencapai tujuan kesejahteraan masyarakat. Untuk cerita lengkap tentang GGG Kota Surabaya nantikan saja tayangan dokumenternay di ruang kelas APIP. (rl)

Pusdiklatwas BPKP
Jl. Beringin II, Pandansari, Ciawi, Bogor 16720
Telp. (0251) 8249 001 - 8249 003 (Sentral)
Fax. (0251) 8248 986 - 8248 987
Email: pusdiklatwas@bpkp.go.id


Bidang Penyelenggaraan Diklat Fungsional Auditor
Telp/Fax: (0251) 824 8473
Email: pusdiklatwas.p3jfa@bpkp.go.id

Bidang Penyelenggaraan Diklat Teknis Substansi dan Kedinasan
Telp/Fax: (0251) (0251) 8249 004
Email: pusdiklatwas.p3kt@bpkp.go.id

PETA LOKASI: