10 November 2016 / Dibaca 297 kali
Hari Pahlawan

Ciawi- Selamat Hari Pahlawan 10 November 1945. Pusdiklatwas BPKP merayakan hari ini dengan upacara bendera dan kostum pejuang tahun 1945, bahkan Pak Kapus, Slamet Hariyadi berdandan ala Jenderal Sudirman.

 

Sekedar mengingatkan pesan Bung Karno kepada rakyat Indonesia, yaitu JAS MERAH (jangan pernah melupakan sejarah). 10 November 1945 adalah peristiwa yang sarat makna dan hikmah. Keberanian, kebulatan tekad, keiklasan berkorban, kepahlawanan, cinta kasih terhadap keluarga, bangsa, dan tanah air adalah wajah-wajah indah yang terlukis dalam peristiwa tersebut. Dan ketika berbicara tentang 10 November, jangan lupakan tanggal 22 Oktober yang telah ditetapkan pemerintah Republik Inmdonesia sebagai Hari Santri. Kedua tanggal itu saling mendukung, karena pada tanggal 22 Oktober 1945, Pemimpin Besar Nadhlatul Ulama, K.H. Hasyim Asy'ari mengeluarkan Resolusi Jihad, yaitu Fatwa Jihad bagi seluruh umat islam yang berada dekat dengan Kota Surabaya untuk mau ikut berperang melawan penjajah. Tanpa peristiwa 10 November 1945, mungkin kita masih akan terjajah oleh Sekutu yang saat itu ingin kembali menguasai Indonesia setelah sukses mengalahkan Jepang dalam perang dunia II. Tanpa 22 Oktober 1945, mungkin pada tanggal 10 November 1945 kita akan dikalahkan oleh senjata dan peralatan sekutu, tapi ternyata Allah SWT berkehendak menunjukkan kekuasaan-Nya. Keiklasan menegakkan kebenaran adalah kekuatan yang sesungguhnya, tidak akan pernah dapat dikalahkan bahkan oleh senjata tercanggih sekalipun. Salam perjuangan. (rl)

©Pusdiklatwas BPKP Website Security Test