Kategori



CIAWI - Pagi tadi, sebagaimana hari Rabu lainnya, Pusdiklatwas BPKP mengadakan kegiatan doa bersama. Giliran pembaca doa hari ini adalah dari bidang P2E, yang diwakilkan pada Kasubbid Perencanaan Diklat, Rendra Irawan. Selesai pembacaan doa, Kepala Pusdiklatwas BPKP, Dadang Kurnia, memimpin yang hadir untuk membacakan doa bagai almarhum ayah Uni Sari dan mertua Burhanudin, staf suami istri di Pusdiklatwas BPKP.

 

 

Dalam sesi berbagi info, Pak Dadang mengumumkan bahwa Pusdiklatwas BPKP ditunjuk oleh Kantor Pusat BPKP sebagai tuan rumah kegiatan penghijauan dalam rangka HUT BPKP ke-30. Jika tahun lalu kegiatan penanaman dilakukan di area jalan tol, maka tahun ini rencananya akan dilakukan di halaman belakang Pusdiklatwas BPKP, lereng curam di belakang lapangan tenis akan dibuat terasering dan ditanami pohon-pohon hijau yang akan tumbuh besar dan indah dalam beberapa tahun ke depan. Kepala BPKP dan jajaran eselon I BPKP akan hadir dalam aksi go green pada tanggal 24 Mei nanti. Kehadiran para pejabat teras tersebut jelas akan menambah kemeriahan acara tanam-menanam di kompleks Pusdiklatwas BPKP. Bukan hanya di halaman belakang, rencananya segenap karyawan Pusdiklatwas BPKP juga akan turun tangan melakukan penataan keindahan taman di sekitar kolam, gymnasium, dan di halaman SD Negeri Pandansari. Selama ini keterbatasan tenaga para THL taman telah membuat halaman Pusdiklatwas BPKP seluas 4 ha ini terlihat agak centang-perenang di bagian tengah dan belakang. Melalui acara kerja bakti bersama ini diharapkan tampilan Pusdiklatwas BPKP kembali cantik, hijau, dan penuh bunga.

 

 

Kasubbid Pelaporan Diklat, Nanik Sri Hastuti, mengumumkan bahwa LKPP telah selesai menilai kelayakan akreditasi Pusdiklatwas BPKP. Kegiatan yang semula dimaksudkan selama 3 hari, selesai dalam waktu 2 hari dengan lancar. Pihak LKPP menilai seluruh kelengkapan administrasi dan fasilitas Pusdiklatwas BPKP telah sesuai. Yah, mudah-mudahan Pusdiklatwas BPKP berhasil meraih akreditasi A dari LKPP. Auditor eksternal dari TUV NORD juga akan segera masuk ke Pusdiklatwas BPKP untuk menilai pelaksanaan qualitiy procedures ISO Pusdiklatwas BPKP. Tim intern akan dibentuk dari Pusdiklatwas BPKP untuk melakukan audit pendahuluan agar setiap kelemahan dapat diantisipasi dan diperbaiki.

 

 

Selain berita-berita itu, beberapa staf Pusdiklatwas BPKP turut memberikan masukan-masukan terkait kegiatan kantor. Semua diungkapkan untuk kemajuan dan kepentingan Pusdiklatwas BPKP. Ide menarik dilontarkan Ibu Mamiek, yaitu menyelenggarakan babak penyisihan untuk utusan yang akan dikirim bertanding olah-raga di Kantor Pusat BPKP juga perekrutan suporter dalam jumlah cukup untuk menyemangati tim. (rl)